Hubungan Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Minat Pria Menggunakan Kontrasepsi Dengan Metode Operasi Pria (Vasektomi) Di Uptd Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.803Keywords:
Pengetahuan, Persepsi, Minat, Metode Operasi Pria (Vasektomi)Abstract
Latar Belakang : Vasektomi adalah tindakan memotong dan mengikat vas deferens tanpa menggunakan pisau bedah, dengan tujuan memutuskan aliran sperma dari testis sehingga terjadi azoospermia atau kondisi dimana tidak adanya sperma didalam air mani saat pria berejakulasi. Dengan mengikat dan memotong setiap saluran vas deferens sehingga sperma tidak bercampur dengan semen. Semen yang dikeluarkan, tetapi tidak dapat menyebabkan kehamilan. Data BKKBN Kalimantan Tengah tahun 2024 peserta KB aktif MOP (12,2%) dan Data UPTD Puskesmas Bukit Hindu tahun 2025, jenis kontrasepsi MOP (0 %). Tujuan : Untuk terdapat hubungan pengetahuan dan persepsi terhadap minat pria menggunakan kontrasepsi dengan metode operasi pria (Vasektomi) di UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Metode : Pendekatan dalam penelitian ialah cross sectional. Populasi pada penelitian adalah pria dari pasangan usia subur pada bulan februari tahun 2025 sebanyak 3.453. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling sebanyak 97 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Uji yang digunakan dalam penelitian ialah uji Chi Square. Hasil : Ada hubungan pengetahuan dan persepsi terhadap minat pria menggunakan kontrasepsi dengan metode operasi pria (Vasektomi) di UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya. Kesimpulan : Penelitian ini memiliki makna terdapat hubungan pengetahuan dan persepsi terhadap minat pria menggunakan kontrasepsi dengan metode operasi pria (Vasektomi) di UPTD Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya.


