Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun Di Poskesdes Desa Rodok
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.809Keywords:
Status Gizi, Perkembangan Anak, Toddler, Tumbuh KembangAbstract
Status gizi merupakan faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik serta keterlambatan perkembangan motorik, bahasa, dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 1–3 tahun di Poskesdes Desa Rodok. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel berjumlah 36 anak usia 1–3 tahun yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Status gizi dinilai melalui pengukuran antropometri berat badan dan tinggi badan, sedangkan perkembangan anak diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi baik sebesar 77,8% dan perkembangan sesuai usia sebesar 69,4%, sedangkan 25% kategori meragukan dan 5,6% menyimpang. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan perkembangan anak (p = 0,037). Pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang, serta stimulasi perkembangan secara berkelanjutan diperlukan untuk mendukung perkembangan optimal anak usia dini.


