Hubungan Tingkat Stadium Kanker Serviks Dengan Kualitas Tidur di RSUD Ulin Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.843Keywords:
Kanker Serviks, Stadium Kanker, Kualitas TidurAbstract
Latar Belakang : Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan, di KalSel kanker serviks meningkat jadi (50,5%). kanker serviks menimbulkan berbagai dampak fisik dan psikologis, salah satunya adalah gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur menjadi indikator penting kesejahteraan pasien dan diduga dipengaruhi oleh tingkat stadium penyakit. Perbedaan ini diperkirakan berkontribusi terhadap variasi kualitas tidur yang dialami pasien. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan tingkat stadium kanker serviks dengan kualitas tidur pada pasien kanker serviks di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-Sectional dan pengambilan sampel menggunakan Teknik accidental sampling sebanyak 66 responden pada bulan November – Desember 2025 menggunakan data primer dan instrument Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) di analisis dengan uji Chi -Square test. Hasil : Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stadium kanker serviks dengan kualitas tidur p-value = 0,005 p < 0,05. Hal ini terdapat hubungan antara Pasien kanker serviks yang stadium lanjut cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih buruk dibandingkan dengan pasien stadiun awal. Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat stadium kanker serviks dengan kualitas tidur. Semakin lanjut stadium kanker serviks, semakin besar pasien mengalami kualitas tidur yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan perhatian terhadap aspek kualitas tidur dalam penatalaksanaan pasien kanker serviks.


