Hubungan Pantang Makanan Terhadap Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin

Authors

  • Sita Fitriah Universitas Sari Mulia
  • Adriana Palimbo Universitas Sari Mulia
  • Sismeri Dona Universitas Sari Mulia
  • Lisda Handayani Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.680

Keywords:

Pantang Makanan, Penyembuhan Luka, Sectio Caesarea

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) adalah tindakan pembedahan yang rentan menimbulkan luka yang memerlukan proses penyembuhan optimal. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka adalah pantang makanan. Budaya pantang makanan pada ibu post sectio caesarea (SC) dapat membatasi asupan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dalam proses regenerasi jaringan. Tujuan: Mengetahui hubungan pantang makanan terhadap penyembuhan luka post sectio caesarea di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 31 orang ibu post sectio caesarea (SC), yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-SquareHasil:  Sebanyak 31 responden, 14 orang (45,2%) yang melakukan pantang makanan semuanya (100%) mengalami penyembuhan luka kurang baik dan 17 orang (54,8%) yang tidak melakukan pantang makanan semuanya (100%) mengalami penyembuhan luka yang baik. Hasil uji Chi-Square p-value sebesar 0.000, karena nilai p<0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pantang makanan dan penyembuhan luka post sectio caesarea (SC). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pantang makanan dengan penyembuhan luka post sectio caesarea. Edukasi gizi seimbang diperlukan sebagai upaya optimalisasi penyembuhan luka pada ibu post sectio caesarea (SC).

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-03-04

How to Cite

Fitriah, S., Palimbo, A., Dona, S., & Handayani, L. (2026). Hubungan Pantang Makanan Terhadap Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 27–31. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.680

Issue

Section

Articles