Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut Palangka Raya Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.855Keywords:
Pola Makan, Ibu Hamil, Kekurangan Energi Kronik (KEK)Abstract
Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan gizi yang penting karena berdampak langsung terhadap kesehatan ibu maupun pertumbuhan dan perkembangan janin. KEK dapat meningkatkan risiko anemia, bayi berat lahir rendah (BBLR), persalinan prematur, serta komplikasi kehamilan lainnya. Salah satu faktor yang berperan adalah pola makan yang tidak adekuat selama masa kehamilan, baik dari segi jumlah, frekuensi, maupun keberagaman jenis makanan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pahandut Palangka Raya tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional pada 54 ibu hamil yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki pola makan baik dan tidak mengalami KEK, sedangkan seluruh ibu hamil dengan pola makan kurang ditemukan mengalami KEK. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian KEK (p < 0,001). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pola makan berhubungan secara signifikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi gizi berkelanjutan, peningkatan peran tenaga kesehatan, serta pemantauan status gizi secara rutin selama kehamilan sebagai upaya pencegahan KEK.


