Pengaruh Video Edukasi Stunting Terhadap Peningkatan Pengetahuan Penanganan Stunting Pada Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Bintauna Kab. Bolmong Utara
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.856Keywords:
Video Edukasi, Stunting, Kader PosyanduAbstract
Tujuan penelitian ini Mengidentifikasi tingkat pengetahuan kader posyandu tentang penanganan Stunting sebelum diberikan intervensi berupa video edukasi. Menilai tingkat pengetahuan kader posyandu tentang penanganan Stunting setelah diberikan video edukasi. Menganalisis perbedaan pengetahuan kader posyandu sebelum dan sesudah pemberian video edukasi serta menentukan efektivitas video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu terkait penanganan Stunting Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test design Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Bintauna yang beralamatkan di Kelurahan Bintauna Kec. Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Adapun sample dalam penelitian ini adalah kader posyandu Puskesmas Bintauna yang berjumlah 25 orang. Pelaksanaan penelitian ini yang mana menggunakan instrument penelitian lembar observasi yang diisi langsung oleh peneliti untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang Stuting Para Kader Posyandu diwilayah kerja Puskesmas Bintauna. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa nilai rata-rata kader posyandu tentang pengetahuan Stunting mengalami peningkatan dari tahapan pretets 4,60 ke posttest menjadi 8,20. Sehingga dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Video Edukasi Stunting meningkatkan Pengetahuan Penanganan Stunting Pada Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Bintauna Kab. Bolmong Utara. video edukasi tentang Stunting terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu mengenai penanganan Stunting. Materi yang disampaikan melalui media audiovisual ini mampu memperjelas informasi secara visual dan praktis, sehingga lebih mudah dipahami dan diingat oleh para kader.


