Pengaruh Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di RSUD Ogan Ilir Tahun 2026

Authors

  • Eli Esdaliah ITSK RS dr Soepraoen
  • Sulistiyah ITSK RS dr Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.938

Keywords:

Kepatuhan Tabet Fe, Anemia, Ibu Hamil

Abstract

Abstrak

Anemia pada ibu hamil yang ditandai dengan kadar hemoglobin di bawah 11 g/dL masih menjadi masalah kesehatan serius karena meningkatkan risiko perdarahan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Konsumsi tablet zat besi (Fe) merupakan upaya pencegahan utama, tetapi efektivitasnya sangat bergantung pada kepatuhan ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di RSUD Ogan Ilir tahun 2026. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSUD Ogan Ilir pada Februari–April 2026. Populasi adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang melakukan ANC, dengan teknik total sampling diperoleh 60 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepatuhan (skala Guttman, uji face validity) dan kadar hemoglobin (Hb) dari buku KIA/rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden, sebagian besar tidak anemia yaitu 46 orang (76,7%), sedangkan 14 orang (23,3%) mengalami anemia. Responden yang patuh mengonsumsi Fe sebanyak 18 orang (30,0%), sedangkan yang tidak patuh 42 orang (70,0%). Nilai p=0,03 (p<0,05) menandakan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan dengan kejadian anemia, di mana ibu yang tidak patuh lebih berisiko terkena anemia. Kesimpulannya, terdapat pengaruh bermakna antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia, sehingga tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi dan pemantauan guna mendorong kepatuhan ibu hamil.

Kata Kunci: Kepatuhan Tablet Fe, Anemia, Ibu Hamil

Abstract

Anemia in pregnancy, characterized by hemoglobin levels below 11 g/dL, remains a serious health concern due to heightened risks of hemorrhage, preterm delivery, and low birth weight. Iron (Fe) supplementation is the primary preventive measure, though its effectiveness heavily depends on maternal adherence. This study aims to analyze the effect of adherence to iron tablet consumption on the incidence of anemia among pregnant women at RSUD Ogan Ilir in 2026. A quantitative analytical correlational study with a cross-sectional design was conducted at RSUD Ogan Ilir from February to April 2026. The population comprised second- and third-trimester pregnant women attending ANC; total sampling was used, yielding 60 respondents. Data were collected using an adherence questionnaire (Guttman scale, face validity) and hemoglobin (Hb) levels extracted from MCH books or medical records, then analyzed using the Chi-Square test (p<0.05). The results showed that among 60 respondents, the majority were non-anemic (46 respondents, 76.7%), while 14 (23.3%) were anemic. In terms of adherence, 18 respondents (30.0%) were compliant with Fe intake, whereas 42 (70.0%) were non-compliant. The statistical test yielded a p-value of 0.03 (p<0.05), indicating a significant relationship between adherence and anemia, with non-compliant mothers being more prone to the condition. In conclusion, there is a significant effect of Fe adherence on anemia incidence; hence, healthcare providers are advised to enhance education and monitoring to improve adherence among pregnant women.

Keywords: Iron Supplement Adherence, Anemia, Pregnant Women.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-29

How to Cite

Esdaliah, E., & Sulistiyah. (2026). Pengaruh Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi (Fe) dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di RSUD Ogan Ilir Tahun 2026. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 1893–1900. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.938

Issue

Section

Articles