Hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu, dan Dukungan Suami dengan Pemberian ASI Eksklusif di Poli KIA RS Dr. R. Hardjanto Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.947Keywords:
ASI Eksklusif, Pengetahuan Ibu , Sikap Ibu, Dukungan Suami, Keberhasilan Menyusui, Regresi LogisticAbstract
Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih jauh dari target nasional 80%, termasuk di Rumah Sakit Dr. R. Hardjanto Balikpapan. Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun penelitian sebelumnya cenderung menganalisis faktor-faktor tersebut secara terpisah. Tujuan Penelitian Menganalisis hubungan pengetahuan ibu, sikap ibu, dan dukungan suami dengan keberhasilan ASI eksklusif serta mengidentifikasi faktor paling dominan di Poli KIA RS Dr. R. Hardjanto Balikpapan. Dengan Metode Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 106 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah melalui validasi isi (expert judgment, CVI = 0,92) dan uji coba (α Cronbach = 0,82-0,88). Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik biner. Hasilnya Tingkat keberhasilan ASI eksklusif hanya 41,5%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,000; OR = 4,5; 95% CI = 1,6-12,9), sikap (p = 0,001; OR = 7,8; 95% CI = 2,4-25,1), dan dukungan suami (p = 0,000; OR = 12,4; 95% CI = 3,8-40,2) dengan keberhasilan ASI eksklusif. Dukungan suami terbukti sebagai faktor paling dominan (AOR = 12,4; 95% CI = 3,8-40,2; p<0,001). Keberhasilan ASI eksklusif tidak hanya ditentukan oleh faktor individu ibu, tetapi terutama oleh dukungan aktif suami. Diperlukan revitalisasi konseling laktasi yang melibatkan suami, penguatan kebijakan ramah laktasi di tempat kerja, serta kampanye publik yang menyasar para ayah sebagai pendukung utama keberhasilan menyusui.


