Perbedaan Lingkar Lengan Atas (LILA) Sebelum dan Sesudah Konsumsi Bayam pada Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis di Desa Taramanu
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.968Keywords:
Bayam, Ibu Hamil, Kekurangan Energi Kronis (KEK), Lingkar Lengan Atas (LILA)Abstract
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak ditemukan di Indonesia dan ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Kondisi ini meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan, serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Bayam merupakan salah satu pangan lokal yang kaya akan zat gizi dan berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu hamil. Tujuan: Menganalisis perbedaan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) sebelum dan sesudah konsumsi bayam pada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Desa Taramanu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest). Sampel berjumlah 30 ibu hamil dengan KEK yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian bayam hijau sebanyak 200 gram per hari selama 14 hari yang diolah menjadi sayur bening dan dikonsumsi satu kali sehari. Pengukuran LILA dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Rata-rata ukuran LILA sebelum intervensi adalah 23,40 cm, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 24,10 cm. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,001, yang mengindikasikan adanya perbedaan antara ukuran LILA sebelum dan sesudah konsumsi bayam. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan ukuran LILA setelah intervensi. Kesimpulan: Terdapat peningkatan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) pada ibu hamil dengan KEK setelah konsumsi bayam selama 14 hari. Namun, karena penelitian menggunakan desain pra-eksperimental tanpa kelompok kontrol dan durasi intervensi yang relatif singkat, hasil penelitian perlu diinterpretasikan secara hati-hati.


