Pengaruh Media Audiovisual terhadap Keterampilan RJP pada Mahasiswa Anestesi Universitas Aisyiyah Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1024Keywords:
Media Audiovisual, Resusitasi Jantung Paru (RJP), Keterampilan RJP, PembelajaranAbstract
Latar Belakang: Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa keperawatan anestesiologi dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Namun, keterampilan RJP mahasiswa masih belum optimal karena pembelajaran sering kali masih bersifat konvensional dan kurang interaktif. Media audiovisual dinilai mampu membantu mahasiswa memahami langkah-langkah RJP secara lebih jelas melalui kombinasi unsur suara dan gambar.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap keterampilan RJP pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan post-test only with control group design. Sampel penelitian berjumlah 66 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 33 responden kelompok intervensi dan 33 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan pembelajaran menggunakan media audiovisual, sedangkan kelompok kontrol diberikan pembelajaran tanpa media audiovisual. Pengukuran keterampilan RJP dilakukan menggunakan lembar observasi 18 item. Analisis data bivariat menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki nilai mean rank sebesar 47,55, sedangkan kelompok kontrol sebesar 19,45. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Simpulan: Media audiovisual berpengaruh terhadap keterampilan RJP pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Penggunaan media audiovisual dapat menjadi metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan praktik RJP mahasiswa.Kalau dicermati, ada ketidakkonsistenan jumlah sampel di naskah Anda: pada metode tertulis 40 responden (20 vs 20), tetapi pada hasil tertulis 66 responden (33 vs 33). Abstrak di atas saya sesuaikan dengan data hasil penelitian. Sebelum finalisasi, angka ini sebaiknya diseragamkan di seluruh skripsi.


