Hubungan Pengetahuan Gizi dan Body Image terhadap Gangguan Pola Makan pada Remaja Putri di SMAN 9 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1047Keywords:
Pengetahuan Gizi, Body Image, Gangguan Pola Makan, Remaja Putri, Gizi RemajaAbstract
Gangguan pola makan merupakan salah satu permasalahan kesehatan pada remaja putri yang dapat berkaitan dengan pengetahuan gizi dan body image. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan gizi, body image, dan gangguan pola makan serta menganalisis hubungan pengetahuan gizi dan body image dengan gangguan pola makan,secara simultan pada remaja putri di SMAN 9 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 120 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan gizi, body image, dan gangguan pola makan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan Fisher-Freeman-Halton Exact Test, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 responden (50,0%) memiliki pengetahuan gizi positif dan 60 responden (50,0%) negatif. Sebanyak 67 responden (55,8%) memiliki body image positif dan 53 responden (44,2%) negatif. Gangguan pola makan rendah sebanyak 59 responden (49,2%) dan tinggi sebanyak 61 responden (50,8%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi dengan gangguan pola makan (p<0,001) dan body image dengan gangguan pola makan (p=0,009). Analisis multivariat menunjukkan hubungan simultan yang signifikan (p<0,001). Pengetahuan gizi tetap signifikan (p<0,001; OR=0,079; 95% CI=0,027–0,233), sedangkan body image tidak signifikan (p=0,450; OR=1,519). Kesimpulannya, pengetahuan gizi berhubungan dengan gangguan pola makan dan merupakan variabel yang tetap signifikan setelah dianalisis bersama body image.


