Hubungan Pola Makan dan Kebiasaan Jajan dengan Status Gizi Remaja Putri di SMP Negeri 06 Rumbai Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.915Keywords:
Pola Makan, Kebiasaan Jajan, Status Gizi, Remaja PutriAbstract
Status gizi remaja putri merupakan salah satu indikator kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola makan dan kebiasaan jajan. Pola makan yang tidak seimbang serta kebiasaan mengonsumsi jajanan yang tinggi gula, garam, dan lemak dapat memengaruhi status gizi remaja, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antarvariabel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan kebiasaan jajan dengan status gizi remaja putri di SMP Negeri 06 Rumbai Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai pola makan, kuesioner kebiasaan jajan, serta pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menentukan status gizi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan kurang baik sebanyak 41 responden (50%), sedangkan sebagian besar memiliki kebiasaan jajan dalam kategori jarang. Mayoritas responden memiliki status gizi normal. Hasil uji chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan status gizi (p = 0,656) dan tidak terdapat hubungan antara kebiasaan jajan dengan status gizi (p = 0,483). Dapat disimpulkan bahwa pola makan dan kebiasaan jajan bukan merupakan faktor yang berhubungan secara signifikan dengan status gizi remaja putri di SMP Negeri 06 Rumbai Pekanbaru.


