Hubungan Personal Hygiene dengan Body Image pada Remaja Putri di SMP Santo Paulus Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1078Keywords:
Body Image, Cross sectional, Personal Hygiene, Remaja PutriAbstract
Latar Belakang: Personal Hygiene merupakan tindakan menjaga kebersihan diri yang penting diterapkan sejak usia remaja, sedangkan Body Image adalah gambaran mental remaja terhadap bentuk tubuhnya yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan. Survei awal di SMP Santo Paulus Palangka Raya menunjukkan sebagian remaja putri memiliki Personal Hygiene yang kurang baik dan persepsi tubuh yang beragam. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan Personal Hygiene dengan Body Image pada remaja putri di SMP Santo Paulus Palangka Raya. Metode: penelitian kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 76 responden remaja putri kelas VIII dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Personal Hygiene dan Body Image skala Likert, kemudian dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: sebagian besar responden memiliki Personal Hygiene kategori cukup (47,4%) dan Body Image kategori baik (63,2%). Uji Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi r = 0,295 dengan p-value = 0,010 (p < 0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara Personal Hygiene dengan Body Image, dengan arah hubungan positif dan kekuatan lemah. Temuan ini mendukung perlunya edukasi kesehatan berkelanjutan mengenai Personal Hygiene dan pembentukan Body Image yang positif.


