Hubungan Tingkat Stres dengan Gejala Gastritis pada Mahasiswa Tingkat 3B S1 Keperawatan yang Menjalani PPK III di RSUD Doris Sylvanus
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1087Keywords:
Gejala Gastritis, Mahasiswa Keperawatan, Praktik Klinik, Tingkat StresAbstract
Latar Belakang: Stres yang dialami mahasiswa keperawatan selama menjalani Program Praktik Klinik (PPK) III dapat memicu gangguan kesehatan pencernaan, salah satunya gastritis, akibat tuntutan akademik dan klinik yang berlangsung bersamaan. Survei pendahuluan di Universitas Eka Harap Palangka Raya menunjukkan sebagian mahasiswa tingkat 3B S1 Keperawatan mengalami tingkat stres dan keluhan gejala gastritis selama menjalani praktik klinik. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan tingkat stres dengan gejala gastritis pada mahasiswa tingkat 3B S1 Keperawatan yang menjalani PPK III di RSUD dr. Doris Sylvanus. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional terhadap 53 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) dan kuesioner gejala gastritis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: sebagian besar responden memiliki tingkat stres kategori sedang (64%) dan gejala gastritis kategori sedang (49%), dengan 66% responden berada pada kategori sedang hingga berat. Uji Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi r = 0,705 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan yang signifikan, positif, dan kuat antara tingkat stres dengan gejala gastritis, sehingga pengelolaan stres yang baik selama PPK III berperan penting dalam mencegah timbulnya gejala gastritis pada mahasiswa keperawatan.


