Aromaterapi Mawar Sebagai Terapi Komplementer Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1092Keywords:
Nyeri Persalinan, Aromaterapi MawarAbstract
Nyeri persalinan pada kala I fase aktif melibatkan serangkaian perubahan fisiologis yang terjadi selama proses persalinan. Kala I fase aktif adalah tahap awal persalinan di mana kontraksi rahim menjadi lebih teratur, intensitasnya meningkat, dan serviks mulai membuka. Upaya nonfarmakologi seperti aromaterapi mawar dapat digunakan untuk mengurangi nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aromaterapi mawar terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Pati I. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi ekperiment one grup pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin primigravida kala I fase aktif di Puskesmas Pati I dengan perkiraan jumlah kelahiran sebanyak 50 orang selama bulan April hingga Juni 2026. Sampel sebanyak 36 ibu bersalin primigravida kala I fase aktif yang memenuhi kriteria inklusi, dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi dengan perolehan nilai p sama dengan 0,000 (p kurang dari 0,05). Kesimpulannya aromaterapi mawar efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.


