Pengaruh Edukasi Digital Ular Tangga terhadap Pengetahuan Orang Tua tentang Imunisasi Campak Lanjutan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1097Keywords:
Edukasi Digital Ular Tangga, Pengetahuan Orang Tua, Imunisasi Campak LanjutanAbstract
Latar Belakang: Imunisasi campak lanjutan pada usia 18 bulan penting untuk membentuk kekebalan penuh, karena sekitar 10-15% anak belum terlindungi optimal hanya dengan dosis pertama. Cakupan imunisasi campak lanjutan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya masih sangat rendah (8,7% dari 103 anak sasaran), jauh di bawah target nasional 95%, akibat terbatasnya pengetahuan orang tua dan beredarnya informasi keliru di media sosial, sehingga diperlukan media edukasi interaktif seperti permainan ular tangga digital. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi digital ular tangga terhadap pengetahuan orang tua tentang imunisasi campak lanjutan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-experimental one group pre-test post-test design. Sampel berjumlah 51 orang tua yang memiliki anak usia 18-24 bulan, diambil dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal (p = 0,001), dengan α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden berusia > 35 tahun (96,1%), berjenis kelamin perempuan (92,2%), berpendidikan SMA sederajat (66,7%), dan bekerja (62,7%). Sebelum edukasi, sebagian besar responden berpengetahuan kurang (92,2%); setelah edukasi, sebagian besar berpengetahuan baik (86,3%). Uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan edukasi digital ular tangga terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang imunisasi campak lanjutan. Media edukasi ini dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan yang efektif dan mudah diterima oleh orang tua.


