Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Orang Tua Tentang Jajanan Sehat Anak Dalam Upaya Pencegahan Demam Tifoid di SD Negeri 6 Bukit Tunggal
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.559Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Orang Tua, Jajanan Sehat, Demam TifoidAbstract
Latar Belakang: Demam tifoid merupakan salah satu penyakit dengan angka kejadian tinggi di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan sering menyerang anak usia sekolah dasar akibat pola hidup yang tidak higienis, termasuk kebiasaan jajan sembarangan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus demam tifoid pada anak meningkat setiap tahun. Di SD Negeri 6 Bukit Tunggal, masih banyak ditemukan siswa yang membeli jajanan dari luar sekolah tanpa pengawasan. Pengetahuan dan sikap orang tua sangat mempengaruhi perilaku anak dalam memilih jajanan sehat, sehingga menjadi faktor penting dalam pencegahan penyakit ini.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap orang tua tentang jajanan sehat anak dalam pencegahan demam tifoid.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 53 orang tua siswa, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner tertutup, data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan dalam kategori cukup (43,4%) dan baik (41,5%), sedangkan sikap negatif lebih dominan (50,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,012 (p < 0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap orang tua.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap orang tua terhadap jajanan sehat anak dalam upaya pencegahan demam tifoid di SD Negeri 6 Bukit Tunggal.


