Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Tentang Toilet Training Pada Anak Usia Toddler Di PAUD St. Yosef Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.639Keywords:
Tingkat Pengetahuan, Sikap Ibu, Toilet Training, ToddlerAbstract
Latar Belakang: Toilet training merupakan tahap penting dalam perkembangan anak usia toddler untuk mencapai kemandirian buang air kecil dan besar. Pengetahuan dan sikap ibu sangat berperan dalam keberhasilan toilet training. Namun, masih ditemukan anak usia di atas 3 tahun yang menggunakan diapers, menunjukkan adanya keterlambatan dalam proses ini. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu tentang toilet training pada anak usia toddler di PAUD St. Yosef Palangka Raya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia toddler di PAUD St. Yosef. Jumlah sampel sebanyak 30 responden, menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang toilet training, dengan nilai korelasi (r = 0,435) dan signifikansi (p = 0,016 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima, artinya semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin positif pula sikap ibu terhadap toilet training. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu tentang toilet training pada anak usia toddler. Ibu dengan pengetahuan yang baik cenderung memiliki sikap yang lebih positif dalam menerapkan toilet training.


