Pola Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Duono

Authors

  • Elisabet Forinty Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Aloysia Ispriantari Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.796

Keywords:

Stunting, Pola Makan, Gizi, Balita

Abstract

Stunting merupakan kondisi yang ditandai gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan cross-sectional dengan menggunakan alat instrumen microtoise (stature meter, z – score kurang dari atau sama dengan – 2 SD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pola pemberian makan di Wilayah Kerja Puskesmas Desa Duono, Kecamatan Tabaru, Kabupaten Halmahera Barat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian didapatkan balita yang mengalami stunting sebanyak 54 (68,7%) dari pada balita normal 46 (32,3%). Pola pemberian makan yang baik terhadap balita sebanyak 44 (30,4 %) dan pola pemberian makan kurang baik sebanyak 56 (69,6%).

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-03-12

How to Cite

Forinty, E., & Ispriantari, A. (2026). Pola Pemberian Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Duono. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 83–88. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.796

Issue

Section

Articles