Hubungan Pemahaman Orang Tua Tentang Bahaya Asap Rokok dengan Pneumonia di Poli Anak
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.806Keywords:
Pemahaman Orang Tua, Asap Rokok, Pneumonia, Balita, Faktor RisikoAbstract
Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di Indonesia. Salah satu faktor risiko penting adalah paparan asap rokok di lingkungan rumah, yang sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pemahaman orang tua tentang bahaya asap rokok dengan kejadian pneumonia pada balita di Poli Anak RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 62 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat pemahaman dan checklist kejadian pneumonia, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan taraf signifikansi kurang dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman tinggi (69,4%), dan kejadian pneumonia ditemukan pada 14,5% balita. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pemahaman orang tua dan kejadian pneumonia. Semakin tinggi pemahaman orang tua tentang bahaya asap rokok, semakin rendah risiko pneumonia pada balita. Peningkatan edukasi kesehatan mengenai bahaya asap rokok diperlukan sebagai upaya preventif dalam menurunkan kejadian pneumonia pada anak.


