Hubungan Edukasi Vulva Hygiene Terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Makmur
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.844Keywords:
Lama Penyembuhan, Edukasi, Perawatan Luka PerineumAbstract
Latar Belakang : Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2022 mencatat jumlah kematian ibu sebanyak 183 per 100.000 kelahiran hidup. Kematian ini paling banyak terjadi pada ibu dalam 24 jam masa nifas. Kejadian rupture perineum pada ibu bersalin di Dunia sebanyak 2,7 juta kasus, dimana angka ini diperkirakan akan mencapai 6,3 juta pada tahun 2050. Infeksi dapat disebabkan dengan adanya luka bekas sayatan. Luka episiotomy, rupture perineum yang membengkak dan luka jahitan yang terbuka. Dalam proses tersebut proses penyembuhan luka jahitan sangatlah penting. Tujuan : Mengetahui Hubungan Edukasi Vulva Hygiene Terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum Di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Makmur. Metode : Penelitian ini adalah jenis survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di bulan Oktober sebanyak 31 orang dan Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas hari ke 7 dengan jumlah 30 orang. Dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil : edukasi yang rendah namun lama penyembuhan lukanya lambat sebanyak 11 orang, dan edukasinya yang tinggi sebanyak 3 orang, sedangkan edukasi nya rendah namun penyembuhan luka nya cepat sebanyak 5 orang dan edukasinya tinggi sebanyak 16 orang. Berdasarkan uji chi square menunjukkan hasil bahwa p value adalah 0,012 atau kurang dari 0,05. Simpulan : berarti H0 ditolak dan Ha diterima, sehinga dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Edukasi Vulva Hygiene Terhadap Lama Penyembuhan Luka Perineum Di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Makmur serta Diharapkan agar petugas kesehatan agar lebih banyak memberikan edukasi tentang perawatan luka perineum pada ibu nifas, dapat diberikan edukasi menjelang persalinan atau setiap melakukan kunjungan masa nifas


