Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.911Keywords:
Sanitasi Lingkungan, Diare, MasyarakatAbstract
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama di wilayah dengan kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai. Sanitasi lingkungan yang buruk seperti keterbatasan air bersih, penggunaan jamban yang tidak sehat, pengelolaan sampah dan limbah cair yang tidak baik dapat meningkatkan resiko terjadinya diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Telaga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang diare dalam 3 bulan terakhir pada bulan juni, juli dan agustus 2025, berjumlah 43 responden teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 39 responden. Hasil penelitian ini sebagian besar tidak diare dan sanitasi lingkungan memenuhi syarat. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sanitasi lingkungan dan variabel dependen adalah kejadian diare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas telaga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan upaya pencegahan diare melalui perbaikan sanitasi lingkungan.


