Hubungan Tingkat Kesepian dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya

Authors

  • Noverinda Universitas Eka Harap
  • Putria Carolina Universitas Eka Harap
  • Tomi Satalar Universitas Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1080

Keywords:

Lansia, Kesepian, Depresi

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial selama proses penuaan. Perubahan tersebut dapat menyebabkan berkurangnya interaksi sosial, perubahan peran dalam keluarga, kehilangan orang terdekat, serta keterbatasan aktivitas yang meningkatkan risiko kesepian dan depresi. Kesepian yang berlangsung lama dapat memengaruhi kondisi psikologis dan kesejahteraan lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat kesepian dengan tingkat depresi pada lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 94 lansia berusia 60–74 tahun yang dipilih menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan UCLA Loneliness Scale Version 3 (ULS-3) untuk mengukur tingkat kesepian dan Geriatric Depression Scale-15 (GDS-15) untuk mengukur tingkat depresi. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 38 responden (40%) mengalami kesepian rendah, 34 responden (36%) mengalami kesepian sedang, dan 22 responden (23%) mengalami kesepian berat. Sebanyak 40 responden (43%) tidak mengalami depresi, 33 responden (35%) mengalami depresi ringan, dan 21 responden (22%) mengalami depresi sedang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p-value = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,477, sehingga terdapat hubungan signifikan dengan arah positif dan kekuatan sedang. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat kesepian dengan tingkat depresi pada lansia. Semakin tinggi tingkat kesepian, semakin tinggi kecenderungan tingkat depresi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan psikologis lansia melalui dukungan keluarga, interaksi sosial, kegiatan pelayanan kesehatan, dan pemantauan kondisi emosional secara berkelanjutan untuk mencegah masalah mental secara optimal dan berkelanjutan pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-10-26

How to Cite

Noverinda, N., Carolina, P., & Satalar, T. (2026). Hubungan Tingkat Kesepian dengan Tingkat Depresi pada Lansia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 10(1), 996–1001. https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1080

Issue

Section

Articles