Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1083Keywords:
Pola Makan, Kejadian Anemia, Remaja PutriAbstract
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang sering dialami remaja putri akibat kadar hemoglobin di bawah normal (< 12 g/dL). Penurunan Hb dipicu oleh menstruasi, gangguan pembentukan sel darah, serta kurangnya asupan zat besi. Pola makan tidak seimbang—seperti jarang mengonsumsi sayur, sering makan instan, dan makan tidak teratur—menjadi penyebab utama rendahnya kecukupan zat besi pemicu anemia (Wardhani, 2024). Tujuan: Menganalisis hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya Metode:Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain Cross sectional.Populasi penelitian adalah seluruh siswi SMK Karsa Mulya Palangka Raya sebanyak 54 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling ,sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Pola makan ( FFQ) dan pemeriksaan Hb. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 responden, sebagian besar memiliki pola makan kurang sebanyak 22 responden (40,7%), pola makan baik sebanyak 15 responden (27,9%), dan pola makan cukup sebanyak 17 responden (31,5%). Berdasarkan kejadian anemia, sebanyak 28 responden (51,9%) mengalami anemia dan 26 responden (48,1%) tidak mengalami anemia. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Semakin kurang baik pola makan remaja putri, semakin besar kejadian anemia yang ditemukan.remaja putri disarankan untuk lebih memperhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang,terutama makanan yang mengandung zat besi,protein,vitamin,dan mineral.selain itu,pihak sekolah diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat dan pencegahan anemia pada remaja putri.


