Hubungan Penghargaan Ekstrinsik Terhadap Motivasi Kerja Perawat Di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.720Keywords:
Penghargaan Ekstrinsik, Motivasi Kerja, PerawatAbstract
Pendahuluan: Motivasi kerja perawat berperan penting dalam menentukan kualitas pelayanan keperawatan, salah satunya dipengaruhi oleh penghargaan ekstrinsik dari institusi berupa kompensasi finansial maupun non-finansial yang mendorong kepuasan, loyalitas, dan kinerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara penghargaan ekstrinsik dengan motivasi kerja perawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 76 perawat yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner penghargaan ekstrinsik terhadap motivasi kerja perawat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi- Square. Hasil: Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 68 orang (89,5%), berusia 36–45 tahun sebanyak 40 orang (52,6%), memiliki pendidikan S1 Ners sebanyak 53 orang (69,7%), dan bekerja sebagai Non-PNS sebanyak 37 orang (48,6%). Mayoritas responden memiliki tingkat penghargaan ekstrinsik pada kategori cukup sebanyak 48 orang (63,2%) serta motivasi kerja dalam kategori cukup sebanyak 45 orang (59,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai Pearson Chi-Square sebesar 0,027 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara penghargaan ekstrinsik dengan motivasi kerja perawat. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara penghargaan ekstrinsik dengan motivasi kerja perawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan bentuk penghargaan ekstrinsik, baik berupa penghargaan finansial, penghargaan non-finansial, maupun kesempatan pengembangan karier, guna meningkatkan motivasi kerja perawat.


