Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kemandirian Activity Daily Living Pada Pasien Pasca Stroke
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.722Keywords:
Dukungan Keluarga, Activity Daily Living, StrokeAbstract
Pendahuluan: Stroke merupakan sindrom klinis yang terjadi secara mendadak akibat gangguan aliran darah ke otak, yang dapat menyebabkan sumbatan atau pecahnya pembuluh darah otak, sehingga menimbulkan gangguan neurologis fokal maupun global. Kondisi pasca stroke dapat menurunkan kemampuan individu dalam melakukan aktivitas sehari-hari (Activity of Daily Living/ADL), sehingga memerlukan dukungan keluarga. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kemandirian activity daily living pada pasien pasca stroke di RSUD Arifin Achmad. Metode: Metode penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross-sectional. dengan 50 sampel dengan menggunakan teknik non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dan alat ukur yang digunakan pada variabel menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji pearson correlation a 0,05 didapat p-value (<0,001 < α 0,05) dan r hitung besar dari r tabel (0,611 > 0,273). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kemandirian activity daily living pada pasien pasca stroke. Semakin tinggi dukungan keluarga, semakin bagus pula ADL pada pasien pasca stroke di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.


