Efektivitas Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Alat Kontrasepsi Modern Di Puskesmas Limboto Barat
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.766Keywords:
Edukasi, Pengetahuan, Pasangan Usia Subur, Kontrasepsi ModernAbstract
Rendahnya pengetahuan pasangan usia subur (PUS) tentang alat kontrasepsi modern masih menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan rendahnya cakupan penggunaan kontrasepsi dan tingginya angka kehamilan yang tidak direncanakan. Kurangnya informasi yang benar, adanya mitos, serta keterbatasan edukasi kesehatan reproduksi berkontribusi terhadap rendahnya pemanfaatan metode kontrasepsi modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi modern di Puskesmas Limboto Barat. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Limboto Barat, dengan sampel 24 PUS sebanyak 48 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Edukasi diberikan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media Lembar Balik . Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasangan usia subur setelah diberikan edukasi tentang alat kontrasepsi modern, dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur tentang alat kontrasepsi modern. Oleh karena itu, edukasi kesehatan reproduksi perlu terus ditingkatkan sebagai upaya mendukung keberhasilan program keluarga berencana.


