Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Stabilitas Suhu Tubuh Dan Peningkatan Berat Badan Pada BBLR Di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo

Authors

  • Juliyana Rusdin Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Sri Mulyaningsih Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Nour Arriza Dwi Melani Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Fadel Bilondatu Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.590

Keywords:

BBLR, Metode Kanguru, Suhu Tubuh, Berat Badan

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi, seperti hipotermia dan gangguan pertumbuhan. Salah satu metode efektif untuk menangani masalah tersebut adalah Perawatan Metode Kanguru (PMK), yakni perawatan dengan kontak kulit langsung antara ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMK terhadap stabilitas suhu tubuh dan peningkatan berat badan bayi BBLR di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 24 bayi BBLR yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dan dilakukan PMK selama tiga hari. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-test dan Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa suhu tubuh bayi tidak mengalami peningkatan signifikan (p > 0,05), namun tetap stabil pada kisaran normal (36,5°C). Sedangkan, berat badan bayi meningkat secara signifikan setiap hari yaitu hari ke-1 sebesar 22,29 gram, hari ke-2 sebesar 42,29 gram, dan hari ke-3 sebesar 63,75 gram (p = 0,000). Kesimpulannya, PMK tidak meningkatkan suhu tubuh secara signifikan, namun efektif menjaga stabilitas suhu tubuh dan meningkatkan berat badan bayi BBLR.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-11-23

How to Cite

Juliyana Rusdin, Sri Mulyaningsih, Nour Arriza Dwi Melani, & Fadel Bilondatu. (2025). Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Stabilitas Suhu Tubuh Dan Peningkatan Berat Badan Pada BBLR Di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo . Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 204–212. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.590

Most read articles by the same author(s)