Pengaruh Kompres Hangat Di Area Penyuntikan Terhadap Respon Nyeri Pada Bayi Saat Imunisasi DPT-HB HIB Di Puskesmas Limboto
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.600Keywords:
Kompres Hangat, Nyeri, Imunisasi, DPT-HB-HIB, Skala FLACCAbstract
Prosedur imunisasi sering kali menimbulkan nyeri pada bayi, yang dapat berdampak pada kenyamanan dan menciptakan pengalaman traumatis. Pendekatan non farmakologis seperti kompres hangat berpotensi menjadi intervensi sederhana namun efektif untuk mengurangi nyeri akibat penyuntikan. Studi bermaksud guna menemukan keberpengaruhan pemberian kompres hangat atas respon nyeri bayi ketika imunisasi DPT-HB-HIB. Studi ini menggunakan desain quasi-experimental beserta pendekatan posttest only non-equivalent control group design. Sebanyak 36 bayi berusia 2–6 bulan dibagi dua kelompok, dimana grup intervensi diberikan kompres hangat sebelum imunisasi serta grup kontrol tidak diberikan intervensi. Cara pengambilan sampel ialah consecutive sampling. Respon nyeri diukur menggunakan skala FLACC. Temuan pengkajian menggambarkan rerata nyeri kelompok intervensi ialah 5,22 (nyeri sedang), di sisi lainnya kelompok kontrol 8,56 (nyeri berat), dengan selisih rerata 3,34. Skor p senilai 0,001 menggambarkan ada keberpengaruhan signifikan pemberian kompres hangat serta penurunan respon nyeri. Kompres hangat terbukti memberikan pengaruh signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri bayi saat imunisasi DPT-HB-HIB. Intervensi ini aman, mudah diterapkan, dan layak direkomendasikan sebagai standar prosedur non farmakologis dalam praktik kebidanan untuk mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan pada bayi.


