Efektifitas Pijat Endorphin Dan Pijat Oksitosin Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Toto Kabila
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.593Keywords:
Endorphin, Oksitosin, Nyeri PersalinanAbstract
Nyeri persalinan merupakan pengalaman subjektif tentang sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks. Pada ibu yang belum pernah melahirkan sebelumnya, nyeri persalinan merupakan nyeri paling menyakitkan. Upaya dalam menurunkan nyeri pada persalinan dapat dilakukan baik secara farmakologi maupun nonfarmakologi. Salah satu cara untuk mengurangi nyeri pada saat proses persalinan adalah menggunakan terapi non farmakologi yaitu dengan pijat endorphin dan pijat oksitosin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat endorphin dan pijat oksitosin terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment design dengan bentuk Two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 32 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok pijat endorphin dan kelompok pijat oksitosin masing-masing 16 orang. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala Numerical Rating Scale (NRS). Hasil penelitian ini menunjukkan pre test dan post test pijat endorphin dan pijat oksitosin mempunyai nilai signifikan 0.000. Hasil uji statistic menunjukkan dari keduanya menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.051 lebih dari 0.05. Disimpulkan bahwa tidak adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok pijat endorphin dan kelompok pijat oksitosin terhadap intensitas nyeri pada ibu bersalin di Rumah Sakit Toto Kabila.


