Hubungan Motivasi Dengan Perilaku Self Care Manajemen Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.830Keywords:
Motivation, Self-Care Behavior, Hypertension, Eldery, Primary Health CareAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat utama pada lanjut usia dan berkaitan erat dengan perilaku manajemen perawatan diri. Motivasi memegang peranan penting dalam mendorong lansia untuk secara konsisten melakukan perilaku perawatan diri guna mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi dengan perilaku manajemen perawatan diri pada pasien lanjut usia dengan hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian terdiri dari 580 pasien lanjut usia dengan hipertensi, dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Hypertension Self-Care Profile (HBP-SCP) yang meliputi skala motivasi dan skala perilaku perawatan diri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat motivasi sedang hingga tinggi serta perilaku perawatan diri yang adekuat. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dan perilaku manajemen perawatan diri pada pasien lanjut usia dengan hipertensi. Tingkat motivasi yang lebih tinggi berhubungan dengan praktik perawatan diri yang lebih baik, termasuk kepatuhan minum obat, pengaturan diet, aktivitas fisik, serta pemantauan tekanan darah secara rutin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi dan perilaku manajemen perawatan diri pada pasien lanjut usia dengan hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi keperawatan yang berfokus pada peningkatan motivasi untuk memperbaiki perilaku perawatan diri dan mendukung pengelolaan hipertensi yang lebih optimal pada lansia.


