Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia di UPT.Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.836Keywords:
eldery, phsyical activity, quality of lifeAbstract
ABSTRAK
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, psikologis, dan sosial yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penting yang berperan dalam mempertahankan kemandirian, kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Namun, keterbatasan aktivitas fisik masih banyak ditemukan, terutama pada lansia yang tinggal di panti sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang tinggal di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul Khotimah, dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori aktivitas fisik tinggi sebesar 42%, diikuti aktivitas fisik sedang sebesar 38%, dan aktivitas fisik rendah sebesar 20%. Sebagian besar lansia memiliki kualitas hidup baik, yaitu sebesar 66%, sedangkan 34% memiliki kualitas hidup buruk. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia dengan nilai p value = 0,00 (p < 0,05), di mana seluruh lansia dengan aktivitas fisik tinggi memiliki kualitas hidup baik. Aktivitas fisik yang lebih tinggi berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup yang lebih baik pada lansia. Oleh karena itu, peningkatan dan pemeliharaan aktivitas fisik secara teratur perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia di panti sosial.


