Pengaruh Reinforcement Of Walking Speed (Sirrows) Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.823Keywords:
Stroke, SIRROWS, Kekuatan Otot, Kecepatan Berjalan, RehabilitasiAbstract
ABSTRAK
Stroke merupakan penyebab utama disabilitas jangka panjang yang berdampak pada penurunan kekuatan
otot ekstremitas bawah dan kemampuan berjalan sehingga menghambat kemandirian pasien. Salah satu
pendekatan rehabilitasi yang berkembang adalah Reinforcement of Walking Speed (SIRROWS), yaitu
latihan berjalan dengan peningkatan kecepatan secara progresif disertai umpan balik dan penguatan untuk
mengoptimalkan pemulihan motorik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi SIRROWS
terhadap kekuatan otot pada pasien stroke melalui pendekatan Systematic Literature Review. Penelusuran
artikel dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect, ResearchGate, dan Google Scholar periode
2019–2025. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kerangka PICOS dan pedoman PRISMA. Lima artikel
terpilih dengan desain Randomized Controlled Trial, kuasi-eksperimental, dan eksperimen dianalisis secara
tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi SIRROWS secara konsisten
meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah, kecepatan berjalan, dan efisiensi biomekanik dibandingkan
latihan konvensional. Peningkatan tersebut berkaitan dengan aktivasi neuromuskular yang lebih optimal
serta adaptasi motorik melalui sistem penguatan. Disimpulkan bahwa intervensi SIRROWS efektif dalam
meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan berjalan pada pasien stroke serta berpotensi diterapkan dalam
praktik klinis rehabilitasi.
Kata kunci: Stroke; SIRROWS; Kekuatan otot; Kecepatan berjalan; Rehabilitasi


