Hubungan LILA dengan Kadar HB pada Ibu Hamil Trimester I di RSIA Asih Balikpapan
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.957Keywords:
Penyakit Anemia, Ibu Hamil, KEK, LILA, Trimester IAbstract
Pertumbuhan serta perkembangan janin dipengaruhi dari gizi ibu yang akan disalurkan melalui tali pusat. Salah satu indikasi guna mengetahui tentang status gizi ibu hamil adalah pengukuran lingkar lengan atas. Komplikasi risiko yang berbahaya untuk janin maupun ibu dan masih sering terjadi adalah anemia. Studi ini difokuskan dengan tujuan mengetahui adanya keterkaitan antara LILA sebagai status gizi pada ibu hamil dengan kadar hemoglobin ibu hamil masa trimester pertama di RS Asih Balikpapan. 60 ibu hamil trimester pertama menjadi sampel dalam studi penelitian numerik atau kuantitatif dengan metode cross-sectional. Chi-square berperan sebagai instrumen dalam mengolah data. Dari seluruh responden, muncul 19 orang (31,7%) yang menderita kekurangan energi kronis (KEK), sementara 41 orang (68,3%) tidak menderita KEK. Terkait status anemia, ditemukan 22 ibu hamil (36,7%) yang menderita anemia, sedangkan 38 ibu hamil (63,3%) mempunyai kadar hemoglobin yang normal. Di antara ibu hamil dengan KEK, 14 responden (73,7%) terkonfirmasi menderita anemia. Sebaliknya, dalam kelompok tanpa KEK, hanya 8 responden (19,5%) yang menderita anemia. Pengujian yang dilakukan melalui uji chi-kuadrat membuktikan adanya korelasi yang signifikan dengan status gizi, yang sudah diukur memakai lingkar lengan bagian atas (LILA), dan kejadian anemia di antara ibu hamil pada trimester pertama, yang ditunjukkan melalui nilai p yang kurang dari 0,001.


