Efektivitas Manfaat Rebusan Daun Kelor dengan Peningkatan Kelancaran Produksi ASI Eksklusif di Wilayah Puskesmas Kayon Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1038Keywords:
Efektivitas, Rebusan Daun Kelor, ASI EksklusifAbstract
Rendahnya cakupan ASI eksklusif di wilayah Puskesmas Kayon Palangka Raya dipicu oleh kendala produksi ASI akibat faktor fisiologis dan psikologis ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian rebusan daun kelor (Moringa Oleifera) terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif quasi-experiment dengan desain One Group Pre-test and Post-test Design. Sampel terdiri dari 6 ibu menyusui bayi usia 0-6 bulan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan pemberian rebusan daun kelor (100 gram dalam 300 ml air) sekali sehari selama 7 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan sebelum intervensi, seluruh responden (100%) mengalami ketidaklancaran produksi ASI. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) mengalami peningkatan menjadi produksi ASI lancar. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,026 (p < 0,05 Z = -2,226). Pemberian rebusan daun kelor efektif secara signifikan dalam meningkatkan kelancaran produksi ASI eksklusif dan dapat dijadikan alternatif terapi non-farmakologis yang aman, ekonomis, serta mudah diakses masyarakat.


