Hubungan Perawatan Payudara dengan Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di RS. TK. II Dr. R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2026

Authors

  • Dita Amilia Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. Dr. Soepraoen Kesdam V/ BRW
  • Rifzul Maulina Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. Dr. Soepraoen Kesdam V/ BRW

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.949

Keywords:

Perawatan Payudara, Inisiasi Menyusu Dini, Ibu Post Partum, Rumah Sakit Balikpapan

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan intervensi strategis untuk menurunkan angka kematian neonatal melalui pemberian kolostrum dalam satu jam pertama kehidupan. Keberhasilan IMD dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kesiapan fisik payudara ibu yang dapat dioptimalkan melalui perawatan payudara selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perawatan payudara dengan keberhasilan IMD serta mengukur kekuatan hubungannya di RS. TK. II Dr. R. Hardjanto Balikpapan tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 75 ibu post partum sebagai responden. Pengumpulan data perawatan payudara dilakukan melalui wawancara terpimpin menggunakan kuesioner terstandar, sedangkan keberhasilan IMD diobservasi langsung dalam satu jam pertama setelah kelahiran. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio (OR) dengan Confidence Interval (CI) 95%. Hasil: Sebanyak 60,0% responden melakukan perawatan payudara dalam kategori baik, sementara 40,0% lainnya dalam kategori kurang. Tingkat keberhasilan IMD secara keseluruhan mencapai 72,0%. Ibu dengan perawatan payudara baik memiliki tingkat keberhasilan IMD sebesar 88,9%, jauh lebih tinggi dibandingkan ibu dengan perawatan kurang yang hanya mencapai 46,7%. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (Chi-Square, p= 0,001; OR = 9,14; 95% CI = 2,82 – 29,55). Ibu dengan perawatan payudara baik memiliki peluang 9,14 kali lebih besar untuk berhasil melaksanakan IMD. Simpulan dan Implikasi: Perawatan payudara yang teratur dan benar selama kehamilan terbukti menjadi prediktor dominan keberhasilan IMD. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan edukasi antenatal melalui demonstrasi praktik perawatan payudara, pemantauan kepatuhan ibu pada setiap kunjungan trimester ketiga, serta integrasi perawatan payudara sebagai komponen wajib dalam paket layanan antenatal terpadu untuk mendukung pencapaian target nasional IMD 80%.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-09-21

How to Cite

Amilia, D., & Maulina, R. (2026). Hubungan Perawatan Payudara dengan Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di RS. TK. II Dr. R. Hardjanto Balikpapan Tahun 2026. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 10(1), 120–142. https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.949

Issue

Section

Articles