Hubungan Dukungan Keluarga Berbasis Family Centered Care dengan Tingkat Depresi pada Lansia dengan Diagnosa Medis Diabetes Melitus di Wilayah Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1063Keywords:
Dukungan Keluarga, Family Centered Care, Depresi, Lansia, Diabetes MelitusAbstract
Lansia dengan Diabetes Melitus (DM) berisiko mengalami masalah psikologis salah satunya depresi akibat perubahan kondisi fisik, keterbatasan aktivitas, tuntutan pengobatan, serta penyakit kronis yang berlangsung dalam jangka panjang dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membantu lansia menghadapi kondisi tersebut pendekatan Family Centered Care (FCC) menekankan keterlibatan keluarga dalam memberikan perhatian, pendampingan, motivasi, informasi dan bantuan selama proses perawatan fenomena di wilayah Puskesmas Bukit Hindu menunjukkan masih terdapat lansia dengan DM yang datang berobat tanpa didampingi keluarga karena kesibukan anggota keluarga sehingga beberapa lansia mengungkapkan kurang mendapatkan perhatian, lebih sering menyendiri, merasa kesepian dan kehilangan semangat menjalani pengobatan tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga berbasis Family Centered Care dengan tingkat depresi pada lansia dengan diagnosis medis Diabetes Melitus di wilayah Puskesmas Bukit Hindu Kota Palangka Raya jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sejumlah 56 responden data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga berbasis FCC dan Skala Depresi Geriatri analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan hasil dukungan keluarga mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 31 responden (55,4%) dan tingkat depresi mayoritas berada pada kategori ringan sebanyak 25 responden (44,6%) koefisien korelasi sebesar -0,673 dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 sehingga terdapat hubungan yang signifikan dan kuat antara dukungan keluarga berbasis FCC dengan tingkat depresi pada lansia semakin baik dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat depresi pada lansia dengan Diabetes Melitus.


