Efektivitas Edukasi Obat High Alert Dengan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Sikap Mahasiswa Praklinik
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.902Keywords:
Keselamatan Pasien, Mahasiswa Praklinik, Media Audio Visual, Obat High Alert, SikapAbstract
Introduksi: Obat high alert berisiko tinggi menyebabkan cedera serius atau kematian akibat kesalahan penggunaan. Oleh karena itu, mahasiswa praklinik perlu memiliki sikap yang baik terhadap penggunaannya. Edukasi melalui media audio visual dapat meningkatkan sikap dan kesadaran mahasiswa terkait keselamatan pasien Metode Penelitian: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest melibatkan 63 responden yang dipilih dari 153 mahasiswa semester 5 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sikap skala Likert dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Penelitian: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki sikap baik. Setelah edukasi melalui media audio visual, mayoritas meningkat menjadi sangat baik. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (<0,05), yang menandakan adanya peningkatan sikap yang signifikan. Kesimpulan: Edukasi obat high alert dengan media audio visual efektif meningkatkan sikap mahasiswa praklinik dan dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman terhadap keselamatan dalam menggunakan obat high alert.


